Pemalang, Januari 2018


Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang, Jum'at (19/01) menggelar rapat koordinasi (RAKOR) Penyusunan Daftar Pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 juni mendatang yang dihadiri oleh Dinas Instansi Terkait dan PANWAS Kabupaten Pemalang.


RAKOR dibuka oleh ketua KPU Kabupaten Pemalang Abdul Hakim. Dalam sambutannya ketua KPU Kabupaten Pemalang menegaskan penyusunan daftar pemilih kali ini menjadi sangat penting, karena setiap warga harus mendapatkan hak konstitusionalnya dan terfasilitasi dalam PILKADA Serentak juni mendatang.


Dalam penyusunan nantinya akan diperoleh daftar pemilih tetap baik dari POLRI dan TNI yang sudah purna untuk bisa memilih maupun warga yang berada di Lembaga Pemasyarakatan supaya mendapatkan hak memilih yang sama.


Kegiatan RAKOR ini mengundang dari beberapa instansi terkait seperti Kementrian Agama, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan, KODIM 0711, POLRES Kabupaten Pemalang, dan Kepala Rumah Sakit Se-Kabupaten Pemalang.


Selanjutnya RAKOR dipimpin oleh Mustaghfirin selaku Anggota KPU Kabupaten Pemalang Divisi Perencanaan dan Data. Dalam penjelasannya mengenai penyusunan daftar pemilih yang sebelumnya akan dilakukan COKLIT dimana pada 20 Januari sampai 18 februari 2018 dan adapun data yang akan diCoklit mengenai Data kependudukan yang Masuk, Data kependudukan yang Belum Masuk, Ubah Data Kependudukan dan bagi warga yang belum mempunyai data kependudukan.


Mustaghfirin dalam penjelasannya mengatakan,RAKOR penyusunan daftar pemilih kali ini berfokus membahas daftar pemilih POLRI dan TNI yang telah Purna, Karyawan rumah sakit, pasien rawat inap yang berada di rumah sakit, santri yang berada dilingkungan pondok pesantren, narapidana yang berada di Lembaga Pemasyarakatan serta masyarakat yang mempunyaui kebutuhan khusus atau Dissabilitas.


Sementara itu, mustaghfirin juga menambahkan bahwa pada dinas terkait seperti KEMENAG dan Dinas Pendidikan guna melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula untuk melakukan rekam E-KTP sehingga terdaftar menjadi daftar pemilih pada PILGUB JATENG 2018.


Untuk DISDUKCATPIL diharapkan dapat melakukan perekaman E-KTP kepada Siswa/I yang sudah berumur 17 tahun secara keliling ke masing2 sekolah.


Untuk Dinas Sosial diharapkan dapat memberikan data warga pemalang yang mempunyai kebutuhan khusus atau Dissabilitas yang Valid. Untuk Dinas Kesehatan diharapkan dapat memberikan sosialisasi kepada karyawannya yang pada saat pencoblosan masih berdinas untuk mengurus A5 (Surat Pindah Memilih), dan juga mendata warga pemalang yang masih menjalani rawat inap supaya tetap bias melakukan pencoblosan pada PILGUB JATENG 2018.


Dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan untuk mendata penghuni LAPAS yang memiliki kependudukan dilingkungan Kabupaten Pemalang. (Irva)