Sosialisasi Gerakan Sadar Pilkada 2018 dan Pemilu 2019

Sosialisasi Gerakan Sadar Pilkada 2018 dan Pemilu 2019

<"GERAKAN SADAR PEMILU"><Pemilih Berdaulat Negara Kuat>

Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi Negara menyatakan dengan tegas bahwa Negara
Republik Indonesia berdasarkan pada kedaulatan rakyat. Makna kedaulatan berada di tangan
rakyat yaitu rakyat memiliki kedaulatan, tanggungjawab, hak dan kewajiban secara demokratis
untuk memilih pemimpin yang akan membentuk parlemen dan pemerintahan. Kedaulatan rakyat
tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pemilihan Umum.
Dalam sistem politik demokratis, perbedaan kepentingan adalah sebuah keniscayaan, lumrah dan
manusiawi. Apalagi di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang beragam baik agama, suku,
budaya dan bahasa.
Pemilu merupakan sarana untuk mengkontestasikan gagasan dan kepentingan yang beragam
tersebut secara damai dan beradab.Karena itu, Pemilu tidak boleh menjadi sumber konflik, justeru
Pemilu harus menjadi sarana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Pemilih memiliki peran strategis dan fundamental dalam membentuk parlemen dan pemerintahan
yang kapabel, kredibel dan berintegritas. Karena itu, pemilih dalam menunaikan hak
konstitusionalnya harus berdasarkan pada rasionalitas dan kesukarelaan. Pemilih harus benarbenar
berdaulat atas setiap pilihannya. Pilihan pemilih tidak boleh terdistorsi dan terciderai oleh
aspek-aspek yang artifisial seperti primordialisme, pragmatisme dan politik transaksional.
Sudah saatnya demokrasi kita bertransformasi dari aspek prosedural menuju aspek substansial.
Demokrasi kita harus mampu menjawab cita-cita kesejahteraan, pemerataan dan keadilan.
Bekerjanya demokrasi substansial harus ditopang oleh parlemen dan pemerintahan terpilih yang
profesional, transparan dan akuntabel. Pemerintahan akan bekerja dengan baik dan konsisten
sesuai mandat konstitusi jika mendapat dukungan, kepercayaan dan pengawasan dari rakyat.

library_booksSemua Berita